Papua Football Academy Jaring Talenta Muda Boven Digoel

  • 03 Jun 2025 19:53 WIB
  •  Bovendigoel

KBRN, Boven Digoel: Papua Football Academy (PFA) terus menunjukkan komitmennya, dalam membina generasi muda Papua yang berbakat di dunia sepak bola. Pada 3–4 Juni 2025, PFA menggelar seleksi pemain muda di Kabupaten Boven Digoel, yang diikuti oleh puluhan anak-anak usia dini, khususnya kelahiran tahun 2012.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program rekrutmen rutin, yang dilakukan PFA ke berbagai daerah di Papua. Dalam seleksi ini, tim pelatih mencari calon pemain dengan bakat alami dan potensi besar untuk dikembangkan secara profesional di masa depan.

Asisten Pelatih Papua Football Academy, Isak Wanggai, yang turut memantau jalannya seleksi menegaskan, teknik bermain menjadi indikator utama dalam proses penilaian. Menurutnya, kemampuan dasar dalam mengontrol bola, menggiring, hingga pemahaman posisi menjadi hal krusial yang diperhatikan tim pelatih.

“Kami fokus pada teknik dasar anak-anak. Mereka harus menunjukkan pemahaman permainan dan keterampilan individual. Dari situ kami bisa melihat potensi mereka ke depan,” ujar Isak Wanggai, saat lakukan seleksi di Lapangan Sepakbola SMP N I tanah Merah, Selasa (3/6/2025).

Selain teknik, postur tubuh juga menjadi faktor tambahan dalam penilaian. Isak menjelaskan, postur akan sangat membantu dalam pengembangan fisik pemain, terutama ketika memasuki level kompetisi yang lebih tinggi.

Namun, lebih dari sekadar pengembangan kemampuan sepak bola, Papua Football Academy juga menyediakan jalur pendidikan formal bagi anak-anak yang lolos seleksi.

“Kami tidak hanya mencetak pemain bola. Kami juga ingin mereka cerdas dan punya masa depan. Pendidikan tetap kami utamakan, karena kami sadar, tidak semua pemain bisa bertahan lama di dunia olahraga,” ucapnya

Untuk itu, PFA memberikan pendidikan akademik yang terintegrasi dengan pelatihan sepak bola. Sehingga para siswa tidak tertinggal pelajaran meskipun menjalani latihan intensif.

Dalam kesempatan itu, Isak juga mengajak para orang tua agar mendukung anak mereka mengikuti seleksi seperti ini. Ia menekankan, dukungan keluarga sangat penting dalam membentuk mental dan semangat anak-anak untuk terus berkembang.

“Kalau mau anak-anak ini berkembang, mereka butuh dukungan dari rumah. Jangan ragu mengizinkan mereka ikut seleksi. Ini adalah investasi masa depan, bukan hanya di sepak bola, tapi juga dalam kehidupan,” pungkasnya.

Papua Football Academy sendiri merupakan salah satu program pengembangan bakat yang fokus pada anak-anak Papua, dan telah melahirkan sejumlah pemain muda potensial sejak didirikan. PFA bukan hanya gelar seleksi di kabupaten Boven Digoel, namun berbagai kabupaten kota di Papua.

Rekomendasi Berita