Persatuan Voli Bone Screening Atlet menuju Porprov 2026

  • 23 Feb 2026 04:15 WIB
  •  Bone

RRI CO.ID, Bone - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Bone mulai memanaskan mesin menyongsong Porprov 2026. Puluhan atlet bola voli mengikuti proses screening resmi yang dipimpin langsung oleh tim Technical Delegate dari PBVSI Sulawesi Selatan di Aula Sekretariat KONI Bone, Kompleks Stadion Lapatau, Minggu, 22 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan kekuatan tim berjuluk "Laskar Arung Palakka" tersebut berada dalam koridor regulasi yang sah sebelum berlaga di ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut. Sekretaris Umum Pengkab PBVSI Bone, Mukhlis, S.Pd., M.Pd., merincikan bahwa proses verifikasi ini mencakup seluruh kategori tanding. Sebanyak 14 atlet putra dan 14 atlet putri disiapkan untuk kategori voli indoor.

Sementara pada sektor voli pasir, kategori 2x2 diikuti masing-masing 2 atlet putra dan putri, serta kategori 4x4 melibatkan 4 atlet putra dan putri, di mana setiap kategori dilengkapi dengan tiga atlet cadangan.

"Screening ini bukan hanya melihat kemampuan teknis, tetapi juga memastikan kelengkapan administrasi secara faktual," tegas Mukhlis.

Pemeriksaan dokumen dilakukan secara mendalam, meliputi ijazah asli, Kartu Keluarga (KK), KTP, hingga kartu pelajar. Untuk menghindari kecurangan, dilakukan sesi foto bersama sebagai identifikasi wajah (face recognition) resmi.

"Dengan dokumentasi ini, tidak bisa lagi ada pergantian atlet. Identitasnya sudah terkunci dan terverifikasi secara autentik untuk pertandingan nanti," tambahnya.

Keseriusan proses ini terlihat dengan hadirnya jajaran petinggi PBVSI Sulsel, di antaranya, Hamka Sunusi, Sekretaris PBVSI Sulsel, Sufirman, Wakil Sekretaris Umum PBVSI Sulsel, Septimus Manora Kabid Perlengkapan PBVSI Sulsel. Kehadiran tim provinsi ini memberikan legitimasi penuh terhadap status para atlet yang akan mewakili Bone.

Ketua KONI Bone, Asiswa Karim, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah taktis PBVSI Bone. Ia menyebut model screening yang menghadirkan langsung tim Pengprov ini patut menjadi percontohan bagi cabang olahraga (cabor) lain. "Ini bentuk pertanggungjawaban. Kita ingin memastikan atlet yang tampil sah secara administrasi dan siap secara kualitas. Harapan besar kami, tim putra bisa mempertahankan emas dan tim putri mencetak sejarah dengan meraih podium tertinggi," ujar Asiswa.

Dengan administrasi yang rapi dan identitas yang telah "terkunci", PBVSI Bone kini fokus pada pemantapan kualitas latihan. Langkah awal ini menjadi pernyataan tegas bahwa Bone tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi siap mendominasi perolehan medali di Porprov 2026.

Rekomendasi Berita