Danylo Yavhusishyn Ukir Sejarah di Panggung Sumo Jepang
- 04 Feb 2026 23:19 WIB
- Bogor
RRI.CO.ID, Bogor - Danylo Yavhusishyn mencuri perhatian dunia sumo setelah tampil gemilang di Tokyo, Jepang, pada New Year Grand Sumo Tournament 2026 atau Hatsu Basho yang digelar setiap bulan Januari selama 15 hari. Dalam ajang tersebut, pegulat muda asal Ukraina itu menunjukkan kebangkitan pesat yang membawanya semakin dekat ke peringkat tertinggi sumo.
Pada usia 21 tahun, Yavhusishyn berhasil meraih gelar juara untuk kedua kalinya secara beruntun di turnamen bergengsi tersebut. Hasil itu membuatnya hanya membutuhkan satu kemenangan lagi pada kompetisi Maret 2026 mendatang untuk promosi ke peringkat yokozuna.
Dikenal dengan nama ring Aonishiki, Yavhusishyn mencatatkan pencapaian luar biasa dalam waktu singkat. Ia telah mencapai peringkat ozeki, posisi tertinggi kedua dalam sumo, meski baru memulai debut profesionalnya pada Juli 2023.
Sepanjang sejarah sumo yang telah berlangsung ratusan tahun, belum pernah ada grand master yang lahir di Eropa. Seluruh pemegang peringkat tertinggi sebelumnya berasal dari Jepang, Amerika Serikat, atau Mongolia.
Yavhusishyn lahir di wilayah Ukraina tengah dan mulai menekuni olahraga sumo sejak usia tujuh tahun. Bakatnya berkembang pesat hingga mengantarkannya menjadi juara nasional saat berusia 17 tahun.
Konflik bersenjata di Ukraina memaksanya meninggalkan tanah kelahiran dan mencari perlindungan ke Jerman sebelum akhirnya hijrah ke Jepang. Keputusan tersebut menjadi titik balik penting dalam perjalanan kariernya sebagai pegulat sumo profesional.
Kesuksesan yang diraihnya kini menjadi sorotan luas, termasuk di Ukraina, dan memperkuat citra sumo sebagai olahraga yang semakin mendunia. Di tengah meningkatnya minat global terhadap sumo, kiprah Yavhusishyn mencerminkan terbukanya tradisi lama Jepang bagi atlet dari berbagai belahan dunia.