Mahasiswi ISNJ Bengkalis Raih Emas ASEAN Para Games
- 22 Jan 2026 10:42 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah. Helin Wardina, mahasiswi Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis (ISNJ), berhasil mempersembahkan medali emas pada ajang 13th ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Thailand Kamis, 22 Januari 2026.
Helin meraih podium tertinggi pada cabang olahraga para atletik nomor lari 200 meter T64 Putri, dalam pertandingan yang berlangsung pada 21 Januari 2026 pukul 19.00 waktu Thailand. Dengan performa konsisten dan determinasi tinggi, ia mencatatkan waktu 29,92 detik, sekaligus memastikan posisi terdepan di antara para atlet terbaik Asia Tenggara.

Helin Wardina, saat menerima medali emas ajang 13th ASEAN Para Games 2025 di Thailand (Foto: Humas ISNJ)
Atas capaian tersebut, Dr. Khodijah Ishak, M.E.Sy selaku Rektor Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis kepada RRI, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi mendalam. Dalam pernyataannya, Rektor menegaskan bahwa prestasi Helin merupakan kebanggaan, Indonesia, Pemerintah provisni Riau, kabupaten Bengkalis, dan Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis.
“Kami menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada saudari Helin Wardina atas keberhasilan meraih medali emas di tingkat internasional. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, provinsi riau dan kabupaten Bengkalis tetapi juga membawa nama baik Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi, menjunjung tinggi nilai disiplin, kerja keras, dan integritas,” ujar Rektor ISNJ Bengkalis.
Keberhasilan Helin tidak hanya mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional, tetapi juga mengangkat reputasi Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis sebagai perguruan tinggi yang mampu melahirkan mahasiswa berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.
Secara lebih luas, medali emas ini memiliki makna strategis bagi pengembangan olahraga para atletik nasional. Keberhasilan Helin Wardina di nomor 200 meter T44 Putri memperkuat posisi Indonesia dalam peta persaingan olahraga disabilitas Asia Tenggara, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk terus mengembangkan potensi diri melalui jalur prestasi.
Dengan torehan waktu 29,92 detik dan satu medali emas, Helin Wardina tidak hanya mencatatkan sejarah pribadi, tetapi juga menegaskan bahwa tidak ada penghalang untuk meraih prestasi puncak di level internasional.