Laga Semen Padang vs PSIM Berakhir Imbang
- 05 Mar 2026 07:24 WIB
- Batam
RRI.CO.ID, Batam - Kesebelasan Semen Padang FC bermain imbang tanpa gol menghadapi PSIM Yogyakarta pada laga pekan ke-24 BRI Super League yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Rabu malam.
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, menyatakan kekecewaannya seusai pertandingan. Ia menilai timnya menciptakan banyak peluang tetapi gagal mengonversinya menjadi gol. Di babak kedua, ia mencoba mengubah strategi, namun perubahan tersebut tetap tidak menghasilkan gol.
Sejak awal babak pertama, Semen Padang FC sudah memperoleh beberapa peluang emas. Peluang pertama hadir pada menit keempat melalui tendangan bebas Angelo Meneses, namun bola melambung tipis di atas gawang PSIM yang dijaga Cahya Supriadi. Tak lama kemudian, aksi solo Kasim Botan juga hampir membuahkan gol, tetapi sepakan kerasnya masih meleset di sisi kanan gawang lawan. Peluang lain lahir dari tendangan Firman Juliansyah, namun berhasil diblok pemain belakang PSIM.
Pada menit ke-36, PSIM harus bermain dengan 10 orang setelah wasit Naufal Adya Fairuski memberikan kartu merah kepada Fahreza Sudin akibat pelanggaran keras terhadap Samuel Simanjuntak. Samuel kemudian ditandu keluar lapangan dan dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut.
Memasuki babak kedua, Semen Padang tampil lebih terorganisir, sementara PSIM—yang berjuluk Laskar Mataram—lebih banyak menunggu dan sesekali melancarkan serangan balik. Meski tertekan, PSIM tetap menciptakan ancaman berbahaya lewat tendangan jarak jauh pemain asuhan Jacobus Johannes Martinus, namun percobaan tersebut berhasil ditepis oleh kiper Rendy Oscario hingga hanya menghasilkan sepak pojok.
Hingga empat menit tambahan waktu di akhir babak kedua, kedua tim gagal memecah kebuntuan. Hasil seri ini membuat Semen Padang tetap tertahan di posisi ke-16 atau zona degradasi setelah menjalani 24 laga musim 2025–2026. Sementara itu, PSIM Yogyakarta berada di peringkat kedelapan.