Kompetisi Futsal Fafage Champions Jawa Digelar di Lebak
- 21 Des 2025 11:29 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, membuka Fafage Champions Region Jawa 2025 yang digelar di Stadion Uwes Qorni, Rangkasbitung, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi futsal regional yang diikuti tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Fafage Champions Region Jawa 2025 diselenggarakan oleh Fafage Academy Indonesia di bawah kepemimpinan Coach Yusuf Maulana. Setiap tim yang bertanding diperkuat sekitar 18 pemain, sehingga total ratusan atlet muda turut ambil bagian dalam turnamen ini. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menambah pengalaman bertanding di level regional.
Baca juga: Pemkot Tangerang Gelar Turnamen Futsal se-Tangerang Raya
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah mengapresiasi Fafage Academy Indonesia yang konsisten dalam membina atlet futsal muda. Ia menilai peran akademi olahraga sangat penting dalam melahirkan bibit unggul pemain futsal Tanah Air.
“Pemerintah Kabupaten Lebak mengapresiasi Fafage Academy Indonesia yang terus berkomitmen melakukan pembinaan dan mencetak talenta-talenta futsal muda yang berpotensi mengharumkan nama daerah maupun nasional,” ujar Amir Hamzah.
Ia menegaskan, olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga sarana membangun karakter, persaudaraan, dan jejaring generasi muda. Menurutnya, nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan harus menjadi fondasi utama dalam setiap pertandingan.
Baca juga: Atlet Futsal Pandeglang Masuk Skuad Garuda U-16
“Olahraga adalah ajang saling mengenal, bertanding di lapangan, dan mencari teman. Untuk bisa maju, kita harus memiliki jejaring yang luas. Semakin luas jejaring, semakin besar peluang untuk berkembang,” kata Amir Hamzah.
Ketua Pelaksana Fafage Champions Region Jawa 2025, Jery menyampaikan, turnamen ini dirancang sebagai ajang pembinaan sekaligus pencarian bakat futsal muda. Ia berharap para peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Turnamen ini tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga proses pembinaan. Kami ingin para pemain mendapatkan pengalaman bertanding yang berkualitas dan menjalin persaudaraan antar daerah,” ujar Jery.