Pencak Silat IKS.PI Kera Sakti Tetap Aktif saat Ramadan

  • 21 Feb 2026 09:14 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Tanah Laut – IKS.PI Kera Sakti Ranting Bati-Bati rutin menggelar latihan sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi para pesilat, termasuk selama bulan Ramadan. Latihan dilaksanakan di Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, dengan diikuti anggota dan peserta dari berbagai tingkatan.

Hal tersebut disampaikan M. Suryadi, Jumat, 20 Februari 2026. Ia menjelaskan, IKS.PI (IKatan Keluarga Silat Putra Indonesia) Kera Sakti Ranting Bati-Bati telah terbentuk sejak tahun 2014 dan terus berkembang hingga sekarang.

Suryadi merupakan murid pertama perguruan tersebut dan dipercaya sebagai Ketua Ranting Bati-Bati sejak 2015 hingga sekarang. Ia menegaskan bahwa pencak silat memiliki lima filosofi utama, yakni bela diri, olahraga, seni, spiritual, dan persaudaraan.

“Anggota kami lebih dari 80 orang, dengan seragam hitam dan sabuk biru untuk anggota,” kata Suryadi. “Sementara itu, seragam putih digunakan oleh siswa yang masih dalam tahap Latihan.”

Ia menjelaskan, selama Ramadan, latihan disesuaikan dengan kondisi fisik pesilat yang sedang berpuasa. Latihan dilaksanakan selama dua jam pada sore hari agar tidak terlalu menguras tenaga, tetapi tetap efektif menjaga kebugaran dan ketajaman teknik.

Selain teknik dasar dan jurus, pesilat juga mendapatkan materi teknik pernapasan, penguatan mental, dan pembentukan karakter. Pembinaan tersebut bertujuan menghasilkan pesilat yang tangguh secara fisik dan mental.

“Fokus kami adalah merawat warisan pencak silat, yang merupakan perpaduan budaya Cina dan Indonesia, yakni kungfu dan silat,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Sementara itu, Siti Fatimah, salah satu peserta latihan yang merupakan pelajar SMKN 1 Bati-Bati, mengaku sangat antusias mengikuti latihan silat. Ia mengaku awalnya kurang mendapat dukungan orang tua, tetapi akhirnya mendapatkan izin dan dukungan penuh.

“Selain menjaga kebugaran, kami juga dilatih untuk lebih sabar dan fokus,” ujar Fatimah. “Sejak mengikuti silat, saya menjadi lebih percaya diri.”

Melalui latihan rutin, termasuk selama Ramadan, IKS.PI Kera Sakti Ranting Bati-Bati berharap pesilat tetap konsisten berlatih tanpa mengurangi kualitas ibadah. Perguruan ini juga berkomitmen melahirkan pesilat berprestasi, berakhlak baik, serta mampu melestarikan seni bela diri pencak silat di masyarakat.

Rekomendasi Berita