Kota Bandung Jadi Pusat Pelatnas Tinju menuju World Boxing

  • 11 Mar 2026 13:11 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kota Bandung dipercaya menjadi pusat pelaksanaan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) tinju sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang World Boxing yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada April 2026 mendatang. Kepercayaan tersebut menjadi momentum penting bagi dunia olahraga tinju di Jawa Barat.

Penunjukan Bandung sebagai lokasi pelatnas juga menunjukkan bahwa kota ini memiliki fasilitas olahraga yang dinilai layak dan representatif. Selain itu, pembinaan atlet tinju di Jawa Barat dinilai cukup berkembang dan konsisten melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional.

Ketua Umum Pengprov Pertina (Persatuan Tinju Amatir Indonesia) Jawa Barat, Sugiharto Gandamiharja, menjelaskan bahwa penunjukan tersebut dilakukan setelah adanya peninjauan langsung dari pengurus pusat. Tim dari PB Pertina datang ke Bandung untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki Pengprov Pertina Jawa Barat.

Menurut Sugiharto, utusan dari PB Pertina yang datang adalah Wakil Ketua Umum PB Pertina, Shely Miranda. Dalam kunjungan tersebut, pihaknya melakukan pengecekan menyeluruh terhadap berbagai fasilitas latihan yang akan digunakan selama pelatnas berlangsung.

“Wakil Ketua Umum PB Pertina, Ibu Shely Miranda datang langsung ke Bandung untuk mengecek fasilitas kita, mulai dari lapangan, mess atlet hingga tempat latihan. Setelah dilihat, ternyata dinilai memadai untuk persiapan menuju World Boxing di Jakarta pada April nanti,” ujar Sugih, sapaan akrab Sugiharto Gandamiharja, di Sasana Tinju Pertina Jabar, Gedung KONI Jabar, Selasa 10 Maret 2026.

Ia menambahkan, selain faktor fasilitas, prestasi atlet tinju Jawa Barat juga menjadi pertimbangan utama dalam penunjukan Bandung sebagai pusat pelatnas. Selama beberapa tahun terakhir, para petinju asal Jawa Barat mampu menunjukkan prestasi membanggakan di berbagai kejuaraan nasional.

“Bandung sampai saat ini terbukti memiliki atlet-atlet berprestasi. Dari beberapa kejuaraan terakhir juga banyak yang keluar sebagai juara, sehingga bisa dibilang fasilitas dan kualitas pembinaan di sini termasuk yang paling baik di Indonesia,” kata Sugih.

Sugih mengungkapkan, saat ini puluhan atlet dari berbagai daerah di Indonesia tengah mengikuti program pelatnas di Bandung. Para petinju tersebut sudah mulai menjalani latihan intensif sejak pekan lalu dan dijadwalkan tetap berada di Bandung hingga awal April 2026.

“Total ada sekitar 33 hingga 34 petinju yang ikut pelatnas, terdiri dari 21 petinju putri dan 13 petinju putra. Mereka berasal dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi dan sejumlah provinsi lainnya,” ungkapnya.

Menurut Sugih, selain atlet, pelatnas tersebut juga melibatkan tim pelatih nasional yang bertugas mempersiapkan kondisi para atlet secara menyeluruh. Program latihan difokuskan pada peningkatan fisik, teknik bertanding, hingga kesiapan mental sebelum tampil di ajang internasional.

Ia juga menilai ditunjuknya Jawa Barat sebagai lokasi pelatnas merupakan sebuah kebanggaan bagi daerah. Hal tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa fasilitas olahraga dan sistem pembinaan tinju di Jawa Barat mendapatkan kepercayaan dari pengurus pusat.

Sugih menegaskan keberhasilan penyelenggaraan pelatnas ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat yang memberikan fasilitas serta dukungan penuh terhadap program latihan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Ketua KONI Jawa Barat, Pak Budiana, dan Sekretaris Umum Pak Gianto yang telah memberikan dukungan penuh, baik dari sisi fasilitas maupun semangat. Tanpa dukungan mereka, pelaksanaan pelatnas ini tidak mungkin berjalan dengan baik,” pungkas Sugih.

Rekomendasi Berita