Pasar Bawah Ramayana Lesu, Lalapan Langka Tetap Dicari
- 14 Feb 2026 07:34 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID Bandarlampung - Suasana Pasar Bawah Ramayana di sekitar Ramayana Tanjung Karang kini tak seramai dulu. Lorong-lorong pasar yang biasanya dipadati pembeli bahan masakan tradisional Lampung terlihat lebih lengang, terutama di lapak penjual bahan pangan khas daerah.
Padahal, pasar ini dikenal sebagai rujukan masyarakat untuk mencari lalapan tradisional yang sulit ditemukan di tempat lain. Beragam daun dan sayuran lokal, terasi berbagai jenis, ikan asap, hingga tempoyak masih tersedia lengkap. Namun, kelengkapan bahan tersebut belum mampu mengembalikan ramainya pembeli seperti tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu pedagang bahan makanan tradisional, Mba Tin, mengaku kondisi pasar mulai sepi setelah pandemi COVID-19. Menurutnya, perubahan kebiasaan belanja masyarakat turut memengaruhi jumlah pengunjung.
Meski kondisi pasar belum pulih, pedagang tetap bertahan dengan harapan minat masyarakat terhadap bahan masakan tradisional Lampung kembali meningkat. Keberadaan pasar ini dinilai penting sebagai pusat ekonomi rakyat sekaligus penjaga cita rasa kuliner khas daerah.
Pemerintah daerah diharapkan dapat memberi perhatian terhadap keberlangsungan pasar tradisional sebagai ruang ekonomi masyarakat sekaligus pusat bahan pangan lokal. Dukungan berupa perawatan fasilitas, promosi pasar, serta pemberdayaan pedagang dinilai penting agar aktivitas perdagangan kembali bergeliat dan pasar tradisional tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kota.